Fadhilah Doa dan Istikharah

Kisah ini adalah sepenggal pengalaman hidup yang aku alami sendiri, sejak pertama aku mengenal dunia aku hidup dalam lingkungan yang jauh dari kata cukup. Bisa di katakan Orangtuaku dari keluarga yang serba kekurangan namun aku senantiasa bersyukur keadaan itulah yang membuat aku semakin bersemangat untuk berusaha sekuat tenaga agar menjadi lebih baik. Sejak usia sekolah dasar aku baru mengenal Islam lebih dalam,  maklumlah pada saat itu di daerahku masih sulit menemukan masjid ataupun mushola jikalaupun ada tempatnya jauh dari rumahku. Namun keadaan itu tak menghalangiku untuk berangkat menuntut ilmu,  meskipun terkadang hanya sebentar belajar Juz Amma karena harus bergantian dengan teman mengaji yang lain .  Semenjak lulus sekolah dasar aku sebenarnya sudah tak bisa melanjutkan ke jenjang SLTP . Berkat pertolongan Allah syukur Alhamdulillah aku di pilih untuk mengikuti program beasiswa dan aku bersyukur ada hamba Allah yang  membantu membiayai hingga lulus SLTP, bahkan aku di biayai untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya di Madrasah Aliyah di desa tempatku tinggal sekarang ini. Sejak lulus dari Madrasah Aliyah aku lebih  banyak menghabiskan waktuku untuk turut serta mengajar mengaji di mushola tempatku, bekal ilmu yang aku dapat dari Madrasah Aliyah sangat membantuku, bukan hanya untuk mengajar anak-anak. Bahkan aku di percaya oleh Ustadz yang selama ini menjadi pembimbingku untuk mengajar orangtua dilingkungan tempat tinggalku. Saat sahabat dan teman-teman yang pergi bekerja di luar kota akupun sebenarnya ingin sekali turut serta, apalagi melihat keadaan orangtuaku yang saat itu mengalami kesulitan untuk melanjutkan sekolah adikku. Setelah sekian waktu berlalu akhirnya kubulatkan tekad untuk merantau. Malam hari sesudah bermusyawarah dengan keluarga akupun memutuskan untuk bersilahturahmi kerumah Ustadzku dengan maksud meminta izin untuk merantau . Setelah mengutarakan maksud dan tujuan kedatanganku,  Beliau kemudian memberikan wejangan agar aku melakukan shalat istikharah . Sepulang dari rumah Ustadz kurenungkan kembali wejangan beliau . Tengah malam itu juga kulakukan shalat istikharah,  memohon petunjuk pada Illahi Robbi . Esok harinya akupun terkejut saat seorang lelaki yang belum aku kenal sama sekali menawarkan pekerjaan kepadaku . Aku yang masih terkejut tak bisa langsung mengiyakan,  iapun meninggalkan kartu namanya yang belakangan ku ketahui adalah pemilik sebuah perusahaan di Surabaya. Kejadian ini berlangsung tiga hari lamanya dimana pada hari kedua aku di datangi seorang pemuda yang di suruh majikannya untuk menawarkan pekerjaan kepadaku di sebuah perusahaan konveksi,  akupun tak bisa mengiyakan karena tawaran orang yang datang kemarin masih ku musyawarahkan dengan keluargaku. Hari ketiga adalah hari yang merubah kehidupanku saat Ustadz mengabarkan bahwasanya aku di undang datang salah satu tetangga desaku untuk bekerja di tempatnya . Orangtuaku yang mengetahui kejadian itu seketika mengiyakan untuk mengantarkanku . Akhirnya akupun bekerja di tempat itu hingga sekarang

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s