Tautan

Demam berdarah saat ini masih menjadi momok menakutkan di masyarakat. Berbagai berita tentang wabah Demam Berdarah yang di sebarkan oleh nyamuk Aides Aigepty menjadi topik berita yang hangat, apalagi ketika musim hujan seperti sekarang ini. Berbagai program penyuluhan di lakukan sejak munculnya penyakit ini. Program 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur) misalnya, program yang bertujuan untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk Aides Aigepty ini gencar di sebar luaskan dengan berbagai media. Namun apakah masyarakat kita benar-benar menjalankan program ini? Ternyata tidak! sebagian besar masyarakat kita baru melakukan setelah di tempatnya ada korban Demam Berdarah. Fogging atau pengasapan hanya berpengaruh sementara Hal ini tentunya kurang efektif, meskipun jangkauan penyebaran Demam Berdarah oleh nyamuk Aides Aigepty terbatas 100 Meter dari korban, hal ini tidak menjamin jatuhnya korban lain.Lalu apa hubungannya dengan Udang? Hal ini tentunya menjadi tanda tanya tersendiri bagi anda. Udang sebagai salah salah satu ragam kekayaan hewani di negeri kita ternyata terbukti sangat efektif sebagai predator jentik-jentik. Hal ini berdasarkan penelitian yang saya lakukan. Beragam uji coba dengan menggunakan berbagai hewan yang hidup di habitat air tawar seperti ikan lele, mujair, nila, ikan patin memang mampu menjadi predator jentik-jentik akan tetapi membutuhkan perhatian khusus. Mengingat aktivitas dan kotoran yang di hasilkan membuat keruh media tempat air yang saya gunakan. Menguras dan membersihkan tentunya memakan waktu, apalagi jika aktivitas kita sedang padat. Hal ini tentunya membuat kita tidak sempat untuk melakukannya.

Seperti kita Ketahui bersama bahwa nyamuk Aides Aigepty hidup di habitat air bersih. Jamban kamar mandi, tempat penampungan air atau habitat lain yang ada di sekitar kita. Program 3M ( Mengubur, Menutup dan Menguras ) memang sangat bermanfaat jika anda lakukan. Sebagai alternatif untuk anda yang tidak ingin terlalu sering menguras air memelihara udang di tempat air di rumah anda ini dapat meringankan pekerjaan anda. Anda hanya perlu mengubur benda/barang yang dapat menampung air di sekitar anda. Hal ini terbukti setelah uji coba menggunakan 2-3 ekor Udang air tawar selama satu bulan pada media yang saya gunakan terbukti tetap terjaga kebersihan dan tidak satupun jentik-jentik yang saya jumpai. Hal ini tentunya menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi saya sendiri dan kita semua.Sekarang ini tinggal bagaimana anda menyikapi cara alternatif alami ini, memelihara udang 2 – 3 ekor di rumah anda atau menunggu adanya korban di sekitar kita . SEDIA PAYUNG SEBELUM HUJAN, MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s