Problem per pegas senapan

Setiap bagian sparepart senapan memiliki fungsi yang saling terintegrasi, begitu pula per pegas yang berfungsi pada palu pemukul.  Untuk mengetahui apakah per pegas senapan sobat mengalami kerusakan atau tidak silahkan simak ciri per pegas yang mengalami penurunan gaya pegas berikut dan sobat cek apakah ciri ini ada di senapan sobat.

1. Penurunan jarak jangkauan efektif peluru
Ketika per ini mengalami kerusakan atau penurunan daya pegas, jangkauan efektif peluru senapan benjamin franklin menjadi rendah. Peluru yang di tembakan hanya mengalami kerusakan pada ujungnya saat di tembakan pada sasaran yang keras dari jarak 5 – 10 meter.
2. Senapan macet
Ketika per pegas senapan angin lemah daya pegasnya menurun secara drastis biasanya senapan menjadi macet , sehingga menyebabkan peluru tidak bisa keluar dari laras.
3. Ukuran per pegas menyusut
Ciri ini dapat diketahui saat senapan di bongkar. Ukuran per menjadi lebih pendek dari ukuran standar.
4. Kokang senapan menjadi ringan
Ciri ini dapat di ketahui dengan mudah jika kokang senapan di tarik beban tarik terasa mudah dan ringan

Jika salah satu ciri itu sobat jumpai ada baiknya, sobat periksa per pegas di bagian belakang. Solusi alternatif dari ane sich cuma perlu menarik per pegas ke kedua arah. Untuk cara dan alat yang di butuhkan adalah sebagai berikut :

1. Tang jepit tabung
2. Kawat / besi kecil
3. Tang biasa
4. Obeng

Untuk mengatasi problem pada per pegas ada dua solusi yang bisa sobat pilih yang pertama adalah mengganti dengan yang baru hanya saja sobat mesti merogoh kocek tentunya. Untuk alternatif lain solusi kedua bisa sobat pilih selain mudah, solusi kedua ini cuma modal waktu dan tenaga saja. Bukannya mau ngasih ilmu buat jadi pelit hehehe ini ilmu emang rahasia sich , tapi ngelihat manfaatnya gak ada salahnya to kalau sobat pecinta Benjamin Franklin tahu. Solusi alternatif kedua ini cuma perlu memanjangkan ukuran per alias di odhot ( orang jawa bilang ) untuk caranya ada dua juga lho.

Pertama
Menarik kedua ujungnya dengan tangan. Cara ini kelihatan mudah memang cuma aja kalau sobat belum pengalaman bisa-bisa ukurannya kebablasan. Untuk memudahkan sobat siapin kawat yang ukurannya sama dengan diameter per. Panjangnya 20-25 Centimeter. Lalu masukan kawat kedalam per dan pegang kuat-kuat kedua ujung per lalu tarik dengan arah yang berlawanan. Jika sobat tarik 20 Centimeter hasilnya adalah panjang per menjadi 10-11 Cm ini ukuran standar. Jika ditarik 25 Cm hasilnya 12-13 Cm ini diatas ukuran standar, kelebihannya daya pegas lebih besar namun ada kekurangannya saat sobat memasang kembali butuh tenaga ekstra dan ketelitian karena jika sobat kurang pas sedikit saja saat memasang baut pertama, pada bagian penutup di belakang bisa terlontar.

Cara Kedua
Cara Kedua ini lebih mudah sobat, karena menggunakan Tang Kerucut , untuk proses ini per di ciutkan / di perkecil diameternya dengan menggunakan bagian tengah tang. Sebelum memulai ukur dahulu panjang per agar nantinya mudah mengetahui perubahan ukuran per. Untuk melakukan proses ini jepit per pada bagian gigi tengah tang kerucut kita letakkan ulir per, lalu tekan tang hingga jarak ulir per menjadi lebih renggang. Lakukan secara pelan agar Lakukan dari salah satu ujung per hingga ujung per satunya. Jika sudah sobat periksa berapa Centimeter perubahan ukuran pada per pegas. Jika panjang sudah mencapai 12-13 Centimeter hentikan proses ini.
Nah sekarang sobat tinggal memasang kembali semua bagian pada tempatnya dan siap untuk hunting. 

https://anekaragamilmu.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s