Arsip Tag: dailypost

Tips & Trick Mudah Meredam Amarah

In response to The Daily Post’s writing prompt: “Mad as a Hatter.”

“Amarah itu ibarat api dalam sekam semakin lama kita pendam semakin besar perbuatan buruk yang di akibatkan”

Amarah memiliki dampak positif jika di salurkan dengan sarana yang tepat, namun amarah juga memiliki sisi negatif yang sangat berpengaruh pada psikologi seseorang. Berbagai macam kondisi dapat memicu munculnya amarah dalam diri kita, terutama aktifitas yang dapat menimbulkan stres. Pekerjaan yang menumpuk atau kemacetan di jalan raya adalah sebagian kecil contoh nyata yang bisa memicu amarah . Lalu apa yang harus kita lakukan untuk mencegah amarah? Berkonsultasi dengan seseorang yang anda percaya menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi amarah, menyampaikan pendapat atau beban pikiran pada orang lain terbukti efektif untuk mengurangi stres yang merupakan penyebab utama amarah seseorang. Berbagai media dan cara dapat digunakan untuk mengurangi amarah dalam diri kita.
1. Memanfaatkan audio atau video untuk menyampaikan amarah kita pada orang lain bisa menjadi solusi alternatif yang sangat efektif untuk mengurangi amarah dalam diri kita. Kemajuan teknologi yang saat ini berkembang pesat dapat kita manfaatkan untuk menunjukkan sisi baik dan buruk dalam diri kita. Apakah anda memiliki Handphone, Smartphone atau peralatan elektronik yang bisa merekam suara atau video?  Jika anda menjawab iya! Anda bisa melakukan tips yang biasa saya gunakan untuk mengatasi amarah . Adapun caranya adalah meluapkan amarah di tempat khusus dan merekam semua aktivitas kita menggunakan peralatan elektronik yang mendukung . Entah  itu berupa kata-kata yang anda ungkapkan atau tindakan spontan yang kita lakukan. Jika sudah tenangkan diri anda dengan mengingat kembali memori indah yang membuat anda bahagia. Seperti kita ketahui bersama pada saat kita marah hormon adrenalin meningkat secara drastis sehingga membuat seseorang yang marah secara spontan kita akan mengucap kata-kata yang cenderung kasar dan kurang pantas. Tindakan yang bersifat anarkhis serta kekerasan menjadi bentuk puncak kemarahan. Dengan memunculkan kenangan yang indah dalam pikiran kita hormon adrenalin ini akan menurun dan membuat kita merasa nyaman. Setelah 5 – 10 menit putarlah rekaman anda perhatikan secara seksama semua ucapan dan perbuatan yang anda lakukan itu. Bayangkan jika orang yang menjadi sasaran amarah itu adalah diri anda sendiri. Dalam keadaan ini anda pasti akan merasakan betapa buruk perilaku anda saat marah ! Jika anda memiliki perasaan yang sensitif anda akan merasakan penyesalan, rasa kecewa dan pada akhirnya membuat diri anda berkata” ternyata saat marah saya ini lebih gila daripada orang gila sebenarnya ” dan anda akan tersenyum sendiri setelah menyaksikan video tentang diri anda yang sedang marah itu. Berani mencoba tips saya ini? Semoga bermanfaat untuk kita semua!

” sebuah senyuman lebih di sukai daripada tatapan mata yang sinis “

Iklan